Selasa, 13 Desember 2011

Puisi Untuk Sahabat-Sahabatku Posted by aakbetmen ⋅ March 16, 2010 ⋅ Leave a Comment Bagai bintang dan segala kebebasan di angkasa Bagai cerita tentang rasa surga Kita bersama Aneka warna hiasi alur algoritma kehidupan Terik dan sejuk adalah biasa Kalianlah sahabat-sahabatku, penyejuk bagi jiwa Senantiasa mendengar saat kumengeluh, padahal kalianpun sedang berada dalam peluh Senantiasa membelai saat kukecewa, padahal kalianpun tengah ada dalam gelisah Kalianlah sahabat-sahabatku, hadiah indah dari surga Penuntun saat terbuta Payung saat hujan dan terik Penerang saat berjalan dalam lorong gelap Penunjuk saat tersesat Penegur saat terlena Pendengar setia saat bercerita tentang segala Pengangkat saat terpuruk Ku… Kalianlah sahabat-sahabatku, keajaiban yang sempurna Menjadi mata air Menjadi buku diary Menjadi motivator Menjadi boneka Menjadi guru Menjadi saudara Menjadi mata-mata Ku… Kalianlah sahabat-sahabatku, keindahan dalam hidup Warna-warna agung sang pelukis yang dicoretkan dalam lembar hidupku Komposisi lagu gubahan sang penyanyi yang mengisi semua relung di ragaku Untaian kata terangkai sang penyair yang menyejukkan rasa panas hatiku Pernah kita sama-sama tak sejalan Dan untuk sesaat aku menjadi begitu membencimu Lalu dengan segera, segala menjadi lebih sempurna Dan kita tetap bersama Entah apa jadinya hidupku tanda canda tawa kalian Takkan ada nada lagu bagi ragaku Entah apa jadinya hidupku tanpa celotek riang kalian Takkan ada penyejuk untuk jiwaku Sahabat, kuyakini inilah takdir Tuhan yang telah mempertemukan dan mengenalkan aku pada kalian Menghujamkan di hati-hati kita rasa saling sayang Dalam banyak waktu yang telah kulewati bersama kalian Dalam banyak kisah yang telah kualami bersama kalian Dalam banyak khayalan yang tercipta bersama kalian Dan mimpi-mimpi yang terinspirasi dari kalian Sungguh kutelah mendapat banyak hal Ah, sahabat-sahabatku… Tak selamanya hidup ini indah, kita tahu itu Terkadang ada yang datang, dan ada yang pergi Terkadang hidup begitu membahagiakan, terkadang juga begitu menyakitkan Terkadang aku menjauh dari kalian Terkadang kalian menjauh dariku Tapi itulah hidup, kawan… Dan begitulah kehidupan Dunia kadang sangat bersahabat Tak jarang pula kehidupan menjadi begitu pelik Begitu pula dengan persahabatan Persahabatan kita… Aku telah mencoba untuk selalu tampil sempurna Menjadi sahabat sesungguhnya bagi kalian Namun harus ku akui, tak jarang kutemui kegagalan Hingga aku menjadi begitu menakutkan Aku telah mencoba untuk selalu tersenyum, membahagiakan kalian Namun aku menyadari kesalahan Tak jarang aku menjadi begitu angkuh dan egois Menyakitkan hati kalian Sesosok manusia dalam wujud aku Yang tengah mencari lokasi kedewasaan Terkadang begitu terpuruk dan menyudutkan kalian Kekurangdewasaanku, dan segala keterbatasan di diriku Kebodohanku, dan segala kekhilafanku Seringkali menjadi jalan buntu persahabatan Namun, lagi-lagi anugerah Tuhan begitu indah Kalian kembali tampil sebagai jembatan kebahagiaan Penuntun ke arah kedewasaan Menyadarkanku dari segala khilaf Dan kembali membuatku tersenyum menatap diri sendiri Ah, kalianlah sahabat-sahabatku, jembatan cinta hidup ini Dan kini, saat ini, satu bagian dari episode hidup telah ku lalui Kulalui bersama kalian Satu jalan baru terbentang di depan Jalan yang semakin penuh dengan halang rintang dengan satu titik terang Mungkin kita akan bercerai-berai Entah bagaimana kelak hidupku tanpa kalian Namun, aku ingin pastikan, jika kalianlah sahabat-sahabat terbaik yang pernah ku miliki Entah bagaimana ku harus berucap terimakasih Membalas segala yang telah kita lalui bersama Membalas segala keindahan hidup Yang kuraih hari ini adalah berasal dari cinta kalian Yang kupeluk hari ini adalah berasal dari semangat kalian Yang kurengkuh hari ini adalah berasal dari senyum hangat kalian Dan semangatku hari ini adalah berasal dari tawa membahagiakan dari kalian Sahabat-sahabatku, Mungkin mentari kita berbeda Jalan tertujupun tak sama Arti keindahan pada diri-diri kita pun tidak serupa Dan untuk saat nanti yang tak pernah kita pikirkan Mari jalani saja apa yang ada Tak usah pedulikan segala Mari jadikan kisah kita kenangan terindah di saat tua Dan untuk masa depan yang tak pernah mampu kita ramalkan Dengan segala pertanyaan tentang masa-masa yang telah kita lalui Lihat saja segalanya dengan hati, dan pastikan segalanya akan menjadi indah Jika tak ada kenangan indah yang mampu kuberikan untuk masa depan Ambillah sebait puisi ini, selipkan dalam hatimu, sirami dengan nyanyian Tuhan Sempatkanlah untuk memimpikan aku saat kau tidur Selayaknya aku yang selalu memohon untuk dapat melihatmu dalam mimpi Dan jawablah segala pertanyaan tentang masa depan dengan doa Kirimkan doa dan akan ku dengarkan dengan hati Terimakasih sahabatku, Terimakasih atas segala

Puisi Untuk Sahabat-Sahabatku

Bagai bintang dan segala kebebasan di angkasa
Bagai cerita tentang rasa surga
Kita bersama
Aneka warna hiasi alur algoritma kehidupan
Terik dan sejuk adalah biasa
Kalianlah sahabat-sahabatku, penyejuk bagi jiwa
Senantiasa mendengar saat kumengeluh, padahal kalianpun sedang berada dalam peluh
Senantiasa membelai saat kukecewa, padahal kalianpun tengah ada dalam gelisah
Kalianlah sahabat-sahabatku, hadiah indah dari surga
Penuntun saat terbuta
Payung saat hujan dan terik
Penerang saat berjalan dalam lorong gelap
Penunjuk saat tersesat
Penegur saat terlena
Pendengar setia saat bercerita tentang segala
Pengangkat saat terpuruk
Ku…
Kalianlah sahabat-sahabatku, keajaiban yang sempurna
Menjadi mata air
Menjadi buku diary
Menjadi motivator
Menjadi boneka
Menjadi guru
Menjadi saudara
Menjadi mata-mata
Ku…
Kalianlah sahabat-sahabatku, keindahan dalam hidup
Warna-warna agung sang pelukis yang dicoretkan dalam lembar hidupku
Komposisi lagu gubahan sang penyanyi yang mengisi semua relung di ragaku
Untaian kata terangkai sang penyair yang menyejukkan rasa panas hatiku
Pernah kita sama-sama tak sejalan
Dan untuk sesaat aku menjadi begitu membencimu
Lalu dengan segera, segala menjadi lebih sempurna
Dan kita tetap bersama
Entah apa jadinya hidupku tanda canda tawa kalian
Takkan ada nada lagu bagi ragaku
Entah apa jadinya hidupku tanpa celotek riang kalian
Takkan ada penyejuk untuk jiwaku
Sahabat, kuyakini inilah takdir
Tuhan yang telah mempertemukan dan mengenalkan aku pada kalian
Menghujamkan di hati-hati kita rasa saling sayang
Dalam banyak waktu yang telah kulewati bersama kalian
Dalam banyak kisah yang telah kualami bersama kalian
Dalam banyak khayalan yang tercipta bersama kalian
Dan mimpi-mimpi yang terinspirasi dari kalian
Sungguh kutelah mendapat banyak hal
Ah, sahabat-sahabatku…
Tak selamanya hidup ini indah, kita tahu itu
Terkadang ada yang datang, dan ada yang pergi
Terkadang hidup begitu membahagiakan, terkadang juga begitu menyakitkan
Terkadang aku menjauh dari kalian
Terkadang kalian menjauh dariku
Tapi itulah hidup, kawan…
Dan begitulah kehidupan
Dunia kadang sangat bersahabat
Tak jarang pula kehidupan menjadi begitu pelik
Begitu pula dengan persahabatan
Persahabatan kita…
Aku telah mencoba untuk selalu tampil sempurna
Menjadi sahabat sesungguhnya bagi kalian
Namun harus ku akui, tak jarang kutemui kegagalan
Hingga aku menjadi begitu menakutkan
Aku telah mencoba untuk selalu tersenyum, membahagiakan kalian
Namun aku menyadari kesalahan
Tak jarang aku menjadi begitu angkuh dan egois
Menyakitkan hati kalian
Sesosok manusia dalam wujud aku
Yang tengah mencari lokasi kedewasaan
Terkadang begitu terpuruk dan menyudutkan kalian
Kekurangdewasaanku, dan segala keterbatasan di diriku
Kebodohanku, dan segala kekhilafanku
Seringkali menjadi jalan buntu persahabatan
Namun, lagi-lagi anugerah Tuhan begitu indah
Kalian kembali tampil sebagai jembatan kebahagiaan
Penuntun ke arah kedewasaan
Menyadarkanku dari segala khilaf
Dan kembali membuatku tersenyum menatap diri sendiri
Ah, kalianlah sahabat-sahabatku, jembatan cinta hidup ini
Dan kini, saat ini, satu bagian dari episode hidup telah ku lalui
Kulalui bersama kalian
Satu jalan baru terbentang di depan
Jalan yang semakin penuh dengan halang rintang dengan satu titik terang
Mungkin kita akan bercerai-berai
Entah bagaimana kelak hidupku tanpa kalian
Namun, aku ingin pastikan, jika kalianlah sahabat-sahabat terbaik yang pernah ku miliki
Entah bagaimana ku harus berucap terimakasih
Membalas segala yang telah kita lalui bersama
Membalas segala keindahan hidup
Yang kuraih hari ini adalah berasal dari cinta kalian
Yang kupeluk hari ini adalah berasal dari semangat kalian
Yang kurengkuh hari ini adalah berasal dari senyum hangat kalian
Dan semangatku hari ini adalah berasal dari tawa membahagiakan dari kalian
Sahabat-sahabatku,
Mungkin mentari kita berbeda
Jalan tertujupun tak sama
Arti keindahan pada diri-diri kita pun tidak serupa
Dan untuk saat nanti yang tak pernah kita pikirkan
Mari jalani saja apa yang ada
Tak usah pedulikan segala
Mari jadikan kisah kita kenangan terindah di saat tua
Dan untuk masa depan yang tak pernah mampu kita ramalkan
Dengan segala pertanyaan tentang masa-masa yang telah kita lalui
Lihat saja segalanya dengan hati, dan pastikan segalanya akan menjadi indah
Jika tak ada kenangan indah yang mampu kuberikan untuk masa depan
Ambillah sebait puisi ini, selipkan dalam hatimu, sirami dengan nyanyian Tuhan
Sempatkanlah untuk memimpikan aku saat kau tidur
Selayaknya aku yang selalu memohon untuk dapat melihatmu dalam mimpi
Dan jawablah segala pertanyaan tentang masa depan dengan doa
Kirimkan doa dan akan ku dengarkan dengan hati
Terimakasih sahabatku,
Terimakasih atas segala

Tidak ada komentar:

Posting Komentar